Taman Pintar Sediakan Shuttle untuk Kenyamanan Akses Wisatawan

by Jogja Istimewa 460 Views
Taman Pintar Yogyakarta

Taman Pintar Sediakan Shuttle untuk Kenyamanan Akses Wisatawan

Pemerintah Kota Yogyakarta terus memastikan pelayanan kepada pengunjung tetap berjalan optimal menyusul penataan kawasan parkir, termasuk penutupan parkir bus di Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati sejak 14 Maret 2026.

Kepala UPT Pengelolaan Taman Budaya Kota Yogyakarta, Karmila, menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai penyesuaian untuk menjaga kenyamanan dan aksesibilitas pengunjung, khususnya rombongan pelajar yang berkunjung ke Taman Pintar Yogyakarta.

“Sejak adanya penataan ini, kami melakukan pengawalan secara langsung terhadap setiap rombongan yang datang, mulai dari titik kedatangan hingga kepulangan, agar tetap terlayani dengan baik,” ujar Mila, Senin (4/5/2026).

Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan, pengelola Taman Pintar menyediakan layanan antar-jemput shuttle gratis bagi rombongan yang telah melakukan reservasi. Di mana rombongan diarahkan menuju titik penurunan atau drop zone yang ditentukan.

“Kami menyediakan layanan antar-jemput gratis menggunakan armada yang kami miliki. Misal rombongan parkir di Ngabean atau Menara Kopi, nanti menurunkan pengunjung di Jalan Tilarso sebelah Remujung, ketika selesai kunjungan bisa dijemput di titik tersebut atau bisa kami antar ke lokasi parkir,” jelasnya.

Baca Juga:  Kota Yogyakarta Membuat 135 Event untuk Menjaga Kunjungan Wisata

Saat ini layanan tersebut didukung armada dengan kapasitas sekitar 60 penumpang dalam satu kali perjalanan. Dalam kondisi tertentu, pengelola juga melakukan koordinasi lintas perangkat daerah untuk menambah dukungan armada.

Selain itu, bagi rombongan yang belum melakukan reservasi, pengelola tetap memberikan pendampingan di lapangan melalui petugas untuk memastikan pengunjung dapat menjangkau lokasi dengan aman.

Ke depan, Pemkot Yogyakarta juga mendorong penataan titik penurunan yang lebih representatif dan terintegrasi untuk mendukung berbagai destinasi di kawasan pusat kota.

Menurut Mila, keberadaan titik penurunan yang aman, nyaman, dan terjangkau akan memberikan manfaat tidak hanya bagi Taman Pintar, tetapi juga destinasi lain di sekitarnya.

“Harapannya ke depan ada titik penurunan yang representatif dan terintegrasi, sehingga dapat mendukung akses ke berbagai destinasi wisata di kawasan ini. Titik yang memungkinkan ada di Sriwedani, tapi kemarin kami koordinasi masih perlu penyesuaian, karena luasnya terlalu sempit untuk manuver bus,” katanya.

Pemkot Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas layanan wisata edukasi, termasuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga:  Taman Budaya Embung Giwangan

“Kami berkomitmen memastikan anak-anak dan rombongan yang datang tetap bisa belajar dan menikmati Taman Pintar dengan nyaman,” terang Mila.

Menanggapi masukan masyarakat terkait kondisi beberapa wahana, pengelola Taman Pintar Yogyakarta memastikan bahwa upaya perawatan dan pembaruan fasilitas terus dilakukan secara bertahap.

Mila menjelaskan, pengelola secara rutin melaksanakan pemeliharaan berkala terhadap wahana, baik dari sisi fungsi alat peraga edukatif maupun aspek keselamatan pengunjung.

Selain itu, evaluasi internal juga dilakukan untuk mengidentifikasi wahana yang perlu direvitalisasi.

“Kami mencermati berbagai masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi. Saat ini perawatan rutin terus berjalan, dan beberapa wahana juga kami lakukan pembaruan secara bertahap agar tetap relevan dan aman digunakan,” jelasnya.

Melalui berbagai langkah penyesuaian layanan serta peningkatan kualitas wahana, Taman Pintar diharapkan tetap menjadi destinasi unggulan wisata edukasi sekaligus mendukung penataan kawasan pusat kota yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.

Bagikan
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *