Kontes Roket Air Terbang di Embung Giwangan Diikuti Ratusan Pelajar dari Berbagai Daerah

by Jogja Kota 11 Views

Kontes Roket Air Terbang di Embung Giwangan Diikuti Ratusan Pelajar dari Berbagai Daerah

Lebih dari 500 pelajar dari berbagai sekolah berkumpul di Taman Budaya Embung Giwangan, Sabtu (5/9/2026).

Bukan untuk sekadar berkompetisi, mereka datang membawa rasa ingin tahu, keberanian mencoba, dan semangat belajar melalui Kontes Roket Air Taman Pintar 2026.

Sebanyak 522 peserta dari jenjang SD hingga SMA/sederajat ambil bagian dalam kontes yang diselenggarakan Taman Pintar di bawah UPT Pengelolaan Taman Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta tersebut.

Mereka berasal dari 71 sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.

Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, saat membuka kontes tersebut menyampaikan apresiasi atas antusiasme para pelajar.

Menurutnya, kegiatan seperti Kontes Roket Air menjadi bagian dari upaya membangun atmosfer pendidikan yang mendorong anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi berkualitas.

“Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan kota budaya berupaya membangun atmosfer yang kondusif bagaimana anak-anak kita dapat tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang berkualitas,” ujarnya.

Budi menilai pengalaman mengikuti kegiatan di luar pembelajaran formal juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.

Kontes Roket Air, menurutnya, dapat menjadi pengalaman yang dikenang para peserta hingga mereka dewasa.

“Ini akan menjadikan kenangan bagi kalian semua nanti ketika sudah dewasa. Bahwa anak-anakku semua pernah mengikuti lomba roket air pada tahun 2026 di Embung Giwangan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak hanya berorientasi pada kemenangan.

Menang atau kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Hal terpenting adalah keberanian untuk mencoba dan memberikan kemampuan terbaik.

Baca Juga:  Peringatan Hari Filateli Nasional, Mengenang Sejarah dan Memperkuat Identitas Budaya di Kota Yogyakarta

“Yang penting kalian sudah berupaya, berprestasi, menunjukkan upaya yang optimal,” katanya.

Lebih dari sekadar melatih pengetahuan, kegiatan tersebut juga mengasah kemampuan psikomotorik dan karakter peserta.

Terlebih, peserta mengikuti lomba secara berkelompok sehingga membutuhkan kerja sama dan gotong royong.

Budi berpesan agar setiap anggota tim mendapat kesempatan menyumbangkan tenaga maupun pemikirannya.

Menurutnya, pengalaman bekerja bersama tersebut menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk menghadapi kehidupan di masa mendatang.

“Ini adalah bekal kalian di masa mendatang bagaimana kalian lebih senang pada ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti mengatakan pendidikan merupakan bagian penting dari pengembangan kebudayaan.

Pendidikan tidak hanya membangun kecerdasan, tetapi juga menanamkan karakter, kreativitas, rasa ingin tahu, kedisiplinan, gotong royong, serta penghargaan terhadap sebuah proses.

“Pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Proses pendidikan juga dapat dilaksanakan dan tumbuh melalui sebuah pengalaman, praktik, kreativitas, serta kesempatan bagi anak-anak untuk mencoba dan menemukan sesuatu secara langsung,” jelasnya.

Menurut Yetti, pendekatan pembelajaran yang mempertemukan pelajar dengan sains melalui pengalaman yang menyenangkan perlu terus dikembangkan.

Hal itu menjadi salah satu semangat Taman Pintar dalam menghadirkan berbagai kegiatan edukatif sekaligus rekreatif bagi generasi muda.

Kontes Roket Air Taman Pintar menjadi salah satu kegiatan tahunan yang konsisten digelar.

Pada 2026, kegiatan tersebut memasuki penyelenggaraan ke-15 sejak pertama kali dilaksanakan pada 2010.

“Kontes Roket Air Taman Pintar tahun 2026 ini merupakan pelaksanaan yang ke-15 kalinya sejak tahun 2010,” ujarnya.

Kontes Roket Air Terbang di Embung Giwangan Diikuti Ratusan Pelajar dari Berbagai Daerah

Antusiasme peserta tahun ini juga meningkat. Kuota peserta bertambah hingga mencapai 522 pelajar dari 71 sekolah di DIY dan Jawa Tengah.

Baca Juga:  Pasar Minggu di Taman Budaya Embung Giwangan

Taman Pintar turut menggandeng Komunitas Pecinta Roket Air di Yogyakarta dalam pelaksanaan kontes tersebut.

Dalam sehari, lebih dari 1.000 peluncuran roket air dijadwalkan berlangsung di kawasan Embung Giwangan.

Para peserta akan mengarahkan roket buatannya menuju titik sasaran yang berjarak 60 meter.

Yetti menilai tingginya partisipasi tersebut menunjukkan minat generasi muda terhadap sains dan teknologi masih besar.

Karena itu, ruang bagi anak-anak untuk bereksperimen dan belajar melalui praktik perlu terus diberikan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pelajar untuk belajar bahwa sebuah hasil tidak datang secara instan.

Ada proses merancang, mencoba, mengukur, memperbaiki, hingga kembali mencoba.

Yetti mengatakan nilai itulah yang ingin dibangun melalui Kontes Roket Air Taman Pintar.

Keberhasilan bukan hanya ketika roket mampu meluncur paling jauh atau paling dekat dengan sasaran, tetapi juga ketika peserta mampu belajar dari setiap percobaan yang dilakukan.

“Keberhasilan membutuhkan sebuah perencanaan, ketelitian, keberanian mencoba, dan kemampuan untuk belajar dari kegagalan,” katanya.

Dari seluruh peserta Kontes Roket Air Taman Pintar 2026, sekitar 30 peserta terbaik nantinya akan dipilih untuk mewakili Yogyakarta dalam Kompetisi Roket Air Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2026 di Bandung.

Yetti berharap pengalaman mengikuti kontes tidak berhenti ketika perlombaan selesai.

Bagi peserta yang berhasil menjadi juara, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berprestasi.

Sementara bagi yang belum berhasil, pengalaman mencoba dan menghadapi kegagalan menjadi bagian dari proses pembelajaran.

Bagikan
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *