Produk Unggulan Jogja Jadi Magnet di Rakernas XVIII APEKSI 2026

by Jurnalis Jogja 27 Views

Produk Unggulan Jogja Jadi Magnet di Rakernas XVIII APEKSI 2026

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Yogyakarta sukses mencuri perhatian dalam ajang Indonesia City Expo (ICE) 2026, yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan, Rabu (1/6/2026).

Beragam produk unggulan khas Jogja yang dipamerkan di stan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta disambut antusias oleh para pengunjung yang terdiri dari kepala daerah, delegasi pemerintah daerah, pendamping, hingga masyarakat umum.

Berbagai produk unggulan seperti batik, bakpia, kain lurik, jumputan, ecoprint, hingga tas kulit menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta Rakernas APEKSI yang datang dari berbagai kota di Indonesia.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo didampingi Ketua TP PKK Kota Yogyakarta Dwikisworo Setyowireni meninjau langsung booth Pemkot Yogyakarta.

Keduanya menyapa para pelaku UMKM sekaligus melihat antusiasme pengunjung yang terus berdatangan.

Hasto mengaku bangga melihat produk-produk unggulan Kota Yogyakarta mendapat sambutan yang sangat positif.

Menurutnya, Indonesia City Expo bukan sekadar ajang pameran dan penjualan produk, tetapi menjadi kesempatan emas bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan pemasaran dan memperkenalkan identitas Kota Yogyakarta kepada masyarakat luas.

Baca Juga:  Yogyakarta Menuju Kota Festival Dunia, 1.000 Event Disiapkan Dongkrak Wisata dan UMKM

“Momentum seperti ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku UMKM. Jangan hanya fokus menjual produk, tetapi juga membangun relasi dan memperkenalkan kualitas produk Kota Yogyakarta. Dampaknya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga dalam jangka panjang melalui peluang kerja sama dan pasar yang lebih luas,” ujar Hasto.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan sektor UMKM melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, fasilitasi promosi, hingga perluasan akses pasar.

Menurutnya, UMKM merupakan salah satu penggerak utama perekonomian daerah yang harus terus diperkuat agar mampu berkembang dan naik kelas.

“Pemkot Yogyakarta akan terus berupaya membawa UMKM Kota Yogya semakin maju dan berkembang. Kami ingin produk-produk lokal semakin dikenal, memiliki daya saing yang kuat, dan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto, menjelaskan bahwa dalam Indonesia City Expo 2026 pihaknya mengajak sembilan pelaku UMKM terbaik Kota Yogyakarta untuk mengikuti pameran.

Baca Juga:  Tejo Fest Ketiga Tampilkan Potensi Seni, Budaya dan UMKM Kemantren Tegalrejo

Menurutnya para pelaku usaha yang diberangkatkan bukan dipilih secara sembarangan. Mereka telah melalui proses kurasi yang ketat dengan mempertimbangkan kualitas produk, kapasitas produksi, kemasan, hingga kesiapan mengikuti pameran berskala nasional.

“Kami membawa sembilan pelaku UMKM yang telah melewati proses kurasi. Mereka merupakan representasi produk-produk unggulan Kota Yogyakarta yang siap bersaing di tingkat nasional,” katanya.

Pihaknya berharap keikutsertaan para pelaku UMKM tidak hanya berorientasi pada nilai transaksi penjualan selama pameran berlangsung.

Ia mendorong para peserta untuk aktif membangun komunikasi dengan para pengunjung, memperkenalkan cerita di balik produk, serta membuka peluang kerja sama bisnis yang dapat memberikan manfaat jangka panjang.

“Kami berharap mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga aktif berinteraksi dengan para pengunjung. Dari komunikasi itulah sering kali lahir peluang kerja sama, perluasan jaringan pemasaran, hingga potensi reseller dari berbagai daerah,” ungkapnya.

Bagikan
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *