Tejo Fest Ketiga Tampilkan Potensi Seni, Budaya dan UMKM Kemantren Tegalrejo

by Jogja Kota 28 Views

Tejo Fest Ketiga Tampilkan Potensi Seni, Budaya dan UMKM Kemantren Tegalrejo

Kemantren Tegalrejo kembali menggelar Tegalrejo Festival (Tejo Fest) untuk ketiga kalinya pada 20 hingga 21 Juni 2026 di Halaman Parkir Museum Monumen Pangeran Diponegoro.

Kegiatan tersebut menjadi ajang promosi potensi seni, budaya, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang dimiliki empat kelurahan di wilayah Kemantren Tegalrejo.

Pembukaan Tejo Fest dihadiri Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan. Ia mengaku terkesan dengan berbagai potensi yang dimiliki masyarakat Tegalrejo, mulai dari seni tari, budaya hingga produk UMKM yang terus berkembang.

“Saya beberapa kali hadir di acara kegiatan seni budaya yang diadakan oleh Kemantren Tegalrejo. Saya cukup takjub dan senang sekali dengan potensi yang ada di sini, baik penari-penarinya, budayanya maupun UMKM-nya,” ujar Wawan pada Sabtu (20/6/2026).

Baca Juga:  Pameran Warisan Budaya Sumbu Filosofi Yogyakarta, Mendorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Budaya

Tejo Fest Ketiga Tampilkan Potensi Seni, Budaya dan UMKM Kemantren Tegalrejo

Menurutnya, Tejo Fest memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi agenda wisata tahunan Kota Yogyakarta. Untuk itu, ia berharap penyelenggaraan Tejo Fest ke depan dapat masuk dalam kalender event pariwisata Kota Yogyakarta.

Wawan juga mendorong agar produk-produk yang ditampilkan dalam festival dikurasi secara lebih terarah sehingga benar-benar mewakili kekhasan dari masing-masing kelurahan di Kemantren Tegalrejo.

“Kita berharap Tejo Fest tahun depan bisa masuk dalam kalender event pariwisata di Yogyakarta. Produk yang dipamerkan perlu dikurasi sehingga mewakili empat kelurahan yang ada di sini. Potensi di setiap kelurahan akan muncul dan yang diekspos benar-benar produk khas Kemantren Tegalrejo sehingga memiliki ciri khas tersendiri,” katanya.

Selain itu, Wawan menilai para seniman yang ada di Tegalrejo memiliki kemampuan yang luar biasa dan dapat diberi ruang lebih luas untuk tampil dalam berbagai kegiatan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Baca Juga:  Merti Kampung Bangunrejo, Tradisi yang Menguatkan Budaya, Ekonomi, dan Kelestarian Sungai

Sementara itu Mantri Pamong Praja Kemantren Tegalrejo Agus Antariksa Purnama menjelaskan Tejo Fest tahun ini melibatkan 25 pelaku UMKM.

Berbagai kegiatan disiapkan untuk menarik partisipasi masyarakat, termasuk jalan sehat yang akan diikuti sekitar seribu warga pada Minggu pagi.

“Dari sore hingga malam juga akan ada penampilan kesenian dari masing-masing kelurahan,” ungkap Agus.

Tejo Fest Ketiga Tampilkan Potensi Seni, Budaya dan UMKM Kemantren Tegalrejo

Melalui Tejo Fest, para pelaku UMKM berharap dapat memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk-produk kreatif khas Tegalrejo kepada masyarakat yang lebih luas.

Festival ini juga menjadi wadah untuk memperkuat identitas wilayah melalui kolaborasi antara seni, budaya dan ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Bagikan
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *