Mangayubagya 80 Tahun Sri Sultan HB X, Doa dan Rasa Syukur Mengalir dari Bangsal Pagelaran

Penulis Jogja Istimewa - Jasa Pembuatan Website Berita 90 Views

Mangayubagya 80 Tahun Sri Sultan HB X, Doa dan Rasa Syukur Mengalir dari Bangsal Pagelaran

Suasana hangat dan penuh khidmat menyelimuti Bangsal Pagelaran Kraton Yogyakarta, Kamis (2/4/2026).

Di tempat bersejarah itu, doa-doa dipanjatkan dan rasa syukur mengalir dalam Peringatan Mangayubagya 80 Tahun Yuswa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X—sebuah momentum yang bukan sekadar perayaan usia, melainkan penghormatan atas kepemimpinan yang mengayomi.

Kirab budaya dari lima kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi warna tersendiri dalam peringatan tersebut.

Hasil bumi dan produk unggulan diarak, seolah menjadi simbol kemakmuran sekaligus wujud cinta masyarakat terhadap tanah dan budayanya.

Iring-iringan itu tak hanya menampilkan kekayaan lokal, tetapi juga merepresentasikan harmoni antara tradisi dan kehidupan masyarakat Yogyakarta hari ini.

Di tengah suasana itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Wawan Harmawan hadir bersama jajaran, membaur dalam rasa hormat yang sama.

Bagi keduanya, momen ini menjadi ruang untuk menyampaikan doa dan harapan, tak hanya secara personal, tetapi juga mewakili suara warga Kota Yogyakarta.

“Pemerintah Kota Yogyakarta dan segenap warga masyarakat mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-80 untuk Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X. Kita mendoakan semoga beliau diberikan kesehatan, panjang yuswa, dan selalu sukses dalam memimpin serta ngayomi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ucap Hasto.

Baginya, sosok Sri Sultan bukan hanya pemimpin, tetapi juga penjaga nilai, yang dengan kebijaksanaan terus merawat keistimewaan Yogyakarta, dari budaya hingga kehidupan sosial masyarakatnya.

Nada yang sama disampaikan Wakil Wali Kota Wawan Harmawan. Dengan penuh penghormatan, ia menyebut Sri Sultan sebagai sumber inspirasi bagi masyarakat.

“Saya mewakili masyarakat Kota Yogyakarta mengucapkan selamat ulang tahun ke-80 Sri Sultan Hamengku Buwono X. Semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan dan terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pawai Alegoris 2025 Kotagede in Silver Harmony

Mangayubagya ini pada akhirnya bukan sekadar seremoni. Ia menjelma menjadi pengingat kolektif, bahwa Yogyakarta berdiri di atas nilai-nilai yang dijaga bersama.

Di usia ke-80 Sri Sultan Hamengku Buwono X, harapan itu kembali diteguhkan: agar kebijaksanaan, keteduhan, dan semangat melestarikan budaya terus mengalir, dari Kraton ke seluruh penjuru daerah istimewa ini.

Bagikan
Tinggalkan ulasan

Tinggalkan ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *