Apa itu Alzheimer?
Alzheimer adalah gangguan otak neurodegeneratif progresif yang paling umum menyebabkan demensia, ditandai dengan penurunan bertahap pada daya ingat, kemampuan berpikir, bernalar, dan berperilaku hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Penyakit Alzheimer terjadi karena kerusakan dan kematian sel-sel otak, yang sering kali muncul setelah usia 60 tahun, dan dapat membuat penderitanya kesulitan mengingat, berkomunikasi, hingga melakukan tugas dasar seperti makan atau berpakaian.
Penyebab Alzheimer:
- Kerusakan Sel Otak: Terjadi penumpukan protein abnormal (beta-amiloid dan tau) yang membentuk plak dan kusut, mengganggu komunikasi antar sel saraf hingga menyebabkan sel mati.
- Penyusutan Otak: Kerusakan ini menyebabkan otak menyusut, terutama di area yang mengontrol memori dan fungsi kognitif lainnya.
Gejala Umum Alzheimer:
- Gangguan Memori: Lupa percakapan atau peristiwa baru, lupa nama benda, tersesat di tempat yang dikenal.
- Kesulitan Berpikir: Sulit berkonsentrasi, bernalar, atau menyelesaikan masalah, terutama yang melibatkan angka.
- Masalah Bahasa: Kesulitan menemukan kata yang tepat atau memahami percakapan (afasia).
- Perubahan Perilaku: Bingung, cemas, mudah marah, curiga, atau mengalami perubahan suasana hati.
- Kesulitan Aktivitas Harian: Lupa cara melakukan tugas rutin seperti berpakaian atau mandi.
Penting untuk Diketahui:
- Demensia vs Alzheimer: Demensia adalah gejala umum, sedangkan Alzheimer adalah penyebab paling umum dari demensia (60-80% kasus).
- Progresif: Penyakit ini terus memburuk seiring waktu.
- Deteksi Dini: Penanganan sejak dini dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit dan menjaga kualitas hidup penderita.




